#000000 url(http://petir-project.googlecode.com/files/zuaz-petir.gif) -repeat center fixed;

KONSEP ,VISI dan MISI

PERGURUAN BAGI CALON PEMIMPIN PUTRI ISLAM

MTs (Madrasah Tsanawiyah) & MA (Madrasah Aliyah)
, 4 kali berturut-turut TERAKREDITASI A
Konsep 6 Tahun dalam wadah KMI ( Kulliyatul Mu`allimat al Islamiyah) Pondok Pesantren Ibnul Qoyyim Putri
Ibnul Qoyyim Islamic Boarding School / ITTC


Dalam melaksanakan proses pendidikan berpijak pada 4 pilar :
Learn to know (belajar mengetahui), learn to do (belajar melakukan), learn to be (belajar menjadi diri sendiri, learn to live together (belajar hidup bersama).

PANCA JIWA PINDOK ;
1. Keikhlasan
2. Kesederhanaan
3. Kemandirian/berdikari
4. Ukhuwah Islamiyah
5. Kebebasan berfikir berdasarkan Qur`an dan As Sunnah


Visi : "Mencetak Generasi Mukmin, Mu`allim ,Mubaligh, mujahid yang Mukhlis".

MISI :
1. Melaksanakan program Pendidikan dan Pengajaran terpadu dengan menggabungkan model Pendidikan Pesantren dan Madrasah/Sekolah.
2. Menanamkan dan mensyiarkan nilai-nilai Islam
3. Menanamkan jiwa keikhlasn, kesederhanaan , kemandirian, ukhuwah islamiyah, kebebasan berfikir berdasarkan Qur`an dan As sunnah
4. Menyelenggarakan Pendidikan ketrampilan dan mengembangkan dasar-dasar Teknologi tepat guna /life skills
5. Menerapkan direct method dalam berkomunikasi dengan bahasa Arab dan Bahasa English / Arabic and English Day

Minggu, 22 Juli 2012

MUBALIGH HIJRAH 1433 H

Mubaligh Hijrah Santri kelas 2 MA/ 5 KMI Pondok Pesantren Ibnul Qoyyim Putri merupakan program rutin tahunan bagi Santri belajar bermasyarakat menerapkan konsep Habluminalloh dan Habluminanas. Setiap tahun mereka diterjunkan di dusun-dusun binaan PDHI - Persaudaraan Djama`ah Haji Indonesia ( Yayasan PPIQ ) di bulan Romadhan selama 21 hari ( 1 Romadhan-21 Romadhan) , dibagi tiap menjadi beberapa kelompok , tiap kelompok berisi 3 orang yang bertugas membantu memakmurkan masjid setempat, baik kegiatan TPA khususnya kegiatan Romadhannya (kultum, mbantu takjilan, tadarus dll). Para santri Mubaligh Hijrah diititipka pada penduduk setempat, agar bisa belajar bermasyarakat ...belajar berbagai ilmu kehidupan yang sangat komplek dan heterogen. Ditempatkan di rumah penduduk dengan tujuan agar  mampu bersosialisi , belajar memasak, belajar mengatur rumah, belajar berdagang (bila pekerjaan ibu kost berdagang), bertani (bila pekerjaan ibu kost bertani), serta belajar home industri lainnya.

Para tiap kelompok Santri dibekali Beras masing-masing kelompok 25kg dan infaq lauk pauk Rp200.000,- , serta shodaqohan Al qur`an, iqra` dan kaligrafi untuk masjid/TPA setempat. Serta kenang-kenangan Kaligrafi (Karya para santri) untuk Masjid dan peralatan ibadah untuk bapak ibu tuan rumah.Untuk Mubaligh hijrah Romadhan kali ini 1433 H, meneruskan ijab kabul dengan tokoh masyarakat Klaten yaitu 3 tahun dilaksanakan disana .....untuk Romdhan tahun ini merupakan tahun terakhir Mubaligh Hijrah di Klaten. Adapun untuk tahun ini  Santri kelas 2 MA/ 5 KMI disebar di 12 Masjid di kecamatan Wedi dan Bayat yaitu dikecamatan Wedi : masjid Jami` P2BDK -Karangasem Pacing, Masjid Al mukminun-Mulker Melikan, Majid Al Anshor-Gombang Pasung, Masjid Al Barokah-Brangkal , Majid Al Firdaus-Pasung, Masjid Kembang Sore-Tenggeng  jadi di Wedi ada 6 kelompok yang membantu memakmurkan 6 masijd. Sedangkan di kecamatan Bayat : Majid An Nur -Paseban, masjid Al Ikhsan-Jambon Nengahan, Masjid Nurul Huda-Nengahan, Masjid Al Furkhon- Caran Nengahan, Masjid At Taqwa-Sibelik Nengahan, Masjid Al Hidayah-Ngipik Nengahan jadi di Bayat jiga ada 6 kelompok yang membantu memakmurkan 6 masjid.
dimana Santri yang diterjunkan sebanyak 36 Santri kleas 5 KMI/ 2 MA Pondok Pesantren Ibnul Qoyyim Putri serta kelas 6 KMI/3 MA yang belum pernah melaksanakan Mubaligh hijrah.

Untuk Program Mubaligh Hijrah sendiri konsepnya santri ikut kegiaatan yang sudah berjalan di masyarakat, intinya semua santri mubaligh hijrah belajar bermayarakat dengan tetap menegakkan Dienulloh dimanapun mereka berada...syiar Islam. Banyak pengalaman yang berarti......yang diperoleh Santri MH, diantaranya ilmu bertani, berkebun, bercocok tanam, berdagang, berwiraswasta...(membuat gula jawa, membuat peyek, membuat cendol, membuat batik, membuat jamur merang, membuat krupuk,membuat lempeng, pembenihan lombok, pembenihan sayur-mayur ,dll tergantung bapak ibu kost pekerjaannya apa dan maoyoritas penduduk pekerjaan apa), ilmu memasak, ilmu mengatur rumah tangga. Serta ada Pengajian Akbar dimana dikoordnasi setiap kecamatan Pengajian Akbar sendiri, ketika tahun ini ada 2 kecamatan maka ada 2 Pengajian Akbar dengan berbeda pembicara. Kalau tahun kemarin terletak di 3 kecamatan yaitu Wdi, bayat dan kalikotes maka terdapat 3 pengajian Akbar dan 3  pembicara. Untuk Tahun kemarin juga atas  Intruksi dari DDII (Dewan Dakwah Islam Indonesia) yang ngopeni muallaf-PDHI agar santri Mubaligh Hijrah di terjunkan di  Lereng gunung merapi km 4 - Muntilan sehingga santri kelas 5 KMI/2 MA berjumlah 37 dibagi  ke daerah Klaten dan Muntilan. Di daerah muntilan dibagi menjadi 6 kelompok ,baik di Muntilan dan Klaten  hanya 2 orang santri untuk membantu memakmurkan masjid karena sikons ...yang biasanya 3 santri.

Setiap berangkat Mubaligh Hijrah semua santri dibekali ilmu BCM (Berceriat Benyanyi Cerita) untuk bekal mengajar anak TPA, dan Unggah-ungguh/penekanan akhlak karimah-5S (Senyum,Sapa,Salam, Sopan, Santun,Sayang) serta penekanan pada Fiqh,akidah sehingga dapat menjelaskan /berdakwah di kalangan masyarakat tang heterogen yang sangat awam tentang Agama. Serta selalu meminat wejangan dan Doa ke Kyai Pendiri Pondok Pesantren Ibnul Qoyyiom Putri yaitu KHR. Hisyam Syafii  serta Direktur PPIQ Putri ustdaz  H. Aceng Mustofa, M.Pd.I. Mubaligh Hijrah sangat mulia tujuannya , yang jelas mewujudkan Visi pondok ...mencetak generasi yang Mukmin, mua`allim, Mubaligh , Mujahid yang mukhlis..... allohuma aamin . by. Usth. RisQ-PJ. MH



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar